PENANAMAN NILAI MORAL PEDULI SESAMA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PALANG MERAH REMAJA (PMR) DI SMAN 1 PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN

“Rizki, Nur Agam Setiawan. 2015. Penanaman Nilai Moral Peduli sesama Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMAN 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan. Skripsi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwarno Winarno. (II) Drs. Ketut Diara Astawa, SH., M.Si.

Kata kunci: Moral Peduli Sesama, Ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMAN 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Kodrat manusia sebagai makluk sosial yang berarti bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri, manusia memerlukan bantuan orang dalam menjalankan kehidupanya. Kendatipun dengan kesan sebagai makhluk sosial manusia harus bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain dan harus bisa mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya sendiri. Dalam suatu negara masyarakat merupakan salah satu hal yang terpenting dalam menentukan nasib bangsa tersebut terutama dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin modern. Masyarakat yang ada di suatu negara merupakan kumpulan dari manusia-manusia yang memiliki tujuan yang sama. Manusia sebagai mahluk sosial juga memiliki sikap peduli sesama dalam berinteraksi dengan manusia lain. Sikap peduli sesama penting dalam diri manusia karena digunakan untuk memperlakukan manusia lain secara manusiawi yang sejalan dengan hakikat manusia. Dalam menciptakan manusia Indonesia yang memiliki sikap peduli sesama yang tinggi pendidikan sangat berperan penting dalam menumbuhkan sikap kemanusiaan tersebut oleh karena itu pendidikan harus ditanamkan sejak dini salah satunya yaitu kegiatan palang merah remaja (PMR).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). proses perencanaan program kegiatan ekstrakulikuler palang merah remaja (PMR) unit SMA Negeri 1 Purwosari; (2). pelaksanaan program kegiatan ekstrakulikuler palang merah remaja (PMR) unit SMA Negeri 1 Purwosari dalam menanakan nilai moral peduli sesama; (3). jenis nilai –nilai moral peduli sesama yang terkandung dalam kegiatan palang merah remaja (PMR) unit SMA Negeri 1 Purwosari;(4). kendala yang ada dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler palang merah remaja (PMR) unit SMA Negeri 1 Purwosari; (5). cara mengatasi kendala yang ada dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler palang merah remaja (PMR) unit SMA Negeri 1 Purwosari.

Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. pendekatan deskriptif kualitatif ini digunakan karena peneliti ingin menjelaskan atau memaparkan pelaksanaan kegiatan ektrakulikuler palang merah remaja (PMR) dalam penanaman nilai moral peduli sesama di SMAN 1 Purwosari kabupaten Pasuruan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk memaparkan bagaimana pembelajaran nilai moral peduli sesama pada kegiatan ekstrakulikuler palang merah remaja (PMR) di SMAN 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan secara objektif, sistematis dan akurat. Data penelitian berupa data hasil wawancara maupun dokumentasi dari ektrakulikuler PMR. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Observasi, wawancara,dan dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan dengan meningkatkan ketekunan pengamat dan trianggulasi data

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh lima simpulan hasil penelitian sebagai berikut, yang pertama Proses perencanaan program kegiatan ektrakulikuler PMR unit SMA Negeri 1 Purwosari dibuat oleh banyak pihak mulai dari pembina, pelatih, pengurus maupun anggota PMR. Dalam membuat program kegiatan PMR mengacu dari berbagai pihak mulai dari kurikulum yang dikeluarkan PMI, kalender pendidikan, kebutuhan siswa dan yang terakhir situasi dan kondisi sekitar.

Kedua, Dalam menanamkan nilai moral peduli sesama terlihat dari kegiatan yang dilakukan ektrakulikuler PMR. Dalam kegiatan yang dilakukan selalu menanamkan nilai moral baik kepada para anggota PMR maupun kepada siswa dan dewan guru SMA Negeri 1 Purwosari. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan ektrakulikuler PMR dalam 1 tahun yaitu: (1) siaga upacara hari senin, (2) donor darah siswa (DORAS), (3) latihan rutin, (4) evaluasi akhir bulan, (5) siaga upacara hari besar nasional,(6) peringatan HUT PMI, (7) masa orientasi anggota baru, (8) pelantikan anggota baru dan pengurus baru, (9) bhakti sosial, (10) pengumpulan dana untuk korban bencana.

Ketiga, Jenis-jenis nilai moral yang terdapat dalam kegiatan ektrakulikuler PMR unit SMA Negeri 1 Purwosari yaitu nilai kedisplinan, nilai religius, nilai kerja sama, nilai tanggung jawab dan nilai kekeluargaan. Selain itu nilai moral peduli sesama juga terdapat dalam 7 prinsip palang merah dan Tri Bhakti PMR ,adapun 7 Prinsip palang merah tersebut terdiri dari : (1) Kemanusiaan, (2) kesamaan, (3) kenetralan, (4) kemandiriaan, (5) kesukarelaan, (6) kesatuan, (7) kesemestaan. sedangkan bunyi dari Tri Bhakti PMR yaitu: (1) meningkatkan keterampilan hidup, (2) berkarya dan berbakti dimasyarakat,(3) mempererat persahabatan nasional dan internasional.

Keempat, Kendala yang timbul dalam pelaksanaan ektrakulikuler PMR unit SMA Negeri 1 Purwosari dibagi menjadi 2 yaitu kendala dari dalam (internal) yang terdiri dari sulitnya masalah pendanaan dari sekolah kemudian minimnya alat yang digunakan dan banyak yang rusak. Sedangkan kendala yang dari luar (ekternal) yaitu penyampaian materi yang baru dari PMI kepada unit-unit sekolah yang tidak cepat sehingga kurang mengetahui tentang perubahan materi, para anggota PMR yang terlalu banyak mengikuti kegiatan ektrakulikuler lain sehingga sering meninggalkan kegiatan latihan PMR

Kelima, Cara menangani kendala dalam kegiatan ektrakulikulep PMR yaitu dengan cara melakukan iuran semua anggota dan penarikan kas anggota PMR yang dilakukan setiap minggu, selain itu membuat kegiatan-kegitan yang menarik sehigga anggota PMR menjadi aktif dan anggota PMR dituntut untuk aktif dalam mencari informasi maupu materi yang baru dari berbagai sumber salah satunya yaitu internet.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*