“PENANAMAN NILAI-NILAI LUHUR DALAM PERGURUAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG MALANG “

“Rahmawati, Ari, Yuli. 2014. Penanaman Nilai-nilai Luhur dalam Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Malang.Skripsi, Program Studi S1 PendidikanPancasiladanKewarganegaraan, JurusanHukumdanKewarganegaraan, FakultasIlmuSosial, UniversitasNegeri Malang.
Pembimbing: (1) Drs. SuwarnoWinarno (2) Siti Awaliyah S.Pd, M.Hum.

Kata Kunci : Penanaman, Nilai, Luhur.

Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati merupakan salah satu wadah pelestarian kebudayaan Indonesia yang dikemas dalam salah satu perguruan pencak silat yang didalamnya mengenalkan serta menanamkan berbagai nilai-nilai yang sesuai dengan pribadi bangsa Indonesia. Membiasakan sikap yang dapat membentuk pribadi yang sesuai dengan aturan-aturan serta norma yang berlaku merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman damai serta sejahtera. Oleh sebab itu penanaman nilai luhur tidak hanya di lakukan dalam keluarga, sekolah-sekolah formal dan lain sebagainya. Pembinaan moral dengan menanamkan nilai luhur yang perlu ditingkatkan. Penanaman nilai luhur merupakan suatu kegiatan pengenalan nilai dan pola tindakan yang menjadi patokan seseorang dalam bertindak serta mengambil keputusan. Salah satu wadah penanaman nilai luhur tersebut adalah latihan beladiri pencak silat sebagai sarana pendidikan untuk membina pribadi-pribadi yang berkarakter. Persaudaraan Setia Hati Terate didirikan dengan tujuan mendidik dan menjadikan manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai luhur yang ditanamkan dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Malang, mengetahui langkah-langkah dalam melakukan pembinaan nilai-nilai moral, mengetahui program kegiatan yang menunjang dalam pembinaan nilai-nilai pekerti luhur, memahami langkah yang digunakan dalam mendukung keberhasilan penanaman nalai-nilai luhur, dan mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam penanaman nilai luhur tersebut serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang berasal dari wawancara, catatan lapangan, dokumen, dan observasi partisipasi, didalamnya mengutamakan pendeskripsian secara analisis suatu peristiwa atau proses sebagaimana murni yang di dapatkan di lapangan. Data primer dalam penelitian ini adalah wawancara dengan anggota-anggota PSHT cabang Malang, baik pelatih, siswa, serta pengururs komisariat maupun pengurus PSHT cabang Malang. Sedangkan data sekunder adalah teks Buku I dan Buku II PSHT cabang Malang, agenda kegiatan PSHT cabang Malang, foto kegiatan PSHT cabang Malang, dan dokumen-dokumen lain yang mendukung data primer.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan perbedaan penanaman nialai-nilai luhur dalam perguruan pencak silat Persaudaraan SetiaHati Terate cabang Malang.

Adapun langkah-langkah yang diambil dalam penanaman nilai luhur yang dilakukan oleh anggota PSHT khususnya pengurus dan pelatih adalah dengan member teladan atau contoh serta selain itu penanaman nilai luhur dalam PSHT dilakukan dengan memberikan ke-SH-an oleh sesepuh. Selain itu mempelajari serta mendalami kembali ilmu-ilmu atau falsafah yang telah di kembangkan oleh pendahulu dengan bersama-sama dapat menambah pengetahuan yang kemudian dapat diaplikasikan dalam kehidupan. Namun ada beberapa kendala yang ditemui dalam pelaksanaan penanaman nilai luhur yang dilaksanakan, antara lain adalah banyaknya anggota sehingga tidak mudah untuk mencapai tujuan penanaman nilai luhur dengan maksimal. Dengan kebersamaan serta rasa persaudaraan yang kental dapat mengatasi hal tersebut dengan menambah jumlah anggota dari pengurus cabang Malang sehingga kendala dapat teratasi.

Salah satu lahkah tepat yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai luhur selain dalam lingkup keluarga serta sekolah formal untuk membina moral dengan menanamkan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dari sikap yang menjadi pribadi seseorang. Penanaman nilai luhur dalam PSHT cabang Malang dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu melalui kegiatan yang dilaksanakan dilingkungan masyarakat kemudian dengan penanaman melalui kegiatan yang hanya di laksanakan oleh anggota PSHT saja.

Saran bagi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan agar dapat mengembangkan penelitian dalam bidang moral dengan menanamban nilai luhur. Bagi Persaudaraan Setia Hati Terate cabang Malang, diharapkan dapat lebih diutamakan dalam penanaman nilai-nilai luhur untuk mencapai tujuan pendiri dari dibentuknya PSHT, dan meningkatkan peran sebagai pendidik dan Pembina generasi muda untuk menjadi individu yang berkarakter yang mampu menjadi tauladan baik bagi masyarakan banyak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*