“Rohman, Muhammad. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Pada Mata Pelajaran PPKn Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 8 Malang, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.¬†Pembimbing: (1) Dr. Sutoyo, SH. M.Hum, (2) Dr. Sri Untari, M.Si

Kata kunci: Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE), Hasil Belajar, PPKn

Peningakatan kualitas pendidikan dapat diawali dengan perbaikan tampilan seorang guru dalam menggunakan model pembelajaran dengan baik. Salah satu model pembelajaran yang bisa membuat siswa aktif dan mampu meningkatkan hasil belajar adalah model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE). Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan (1) penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada mata pelajaran PPKn pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 8 Malang, (2) apakah penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 8 Malang.

Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 8 Malang dengan jumlah 32 siswa. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan tes sebelum dan sesudah dilakukan tindakan, siklus I, dan siklus II. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.

Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 8 Malang dilakukan dalam 6 sintaks yaitu; a) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, b) Guru mendemonstrasikan/menyajikan materti, c) memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep, d) Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa, e) Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu, f) Penutup. (2) penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat pada rata-rata nilai pengetahuan siswa pada saat observasi awal adalah 79,98, meningkat pada siklus I menjadi 88,37 dan lebih meningkat lagi pada siklus II menjadi 97,8. Ketuntasan belajar klasikal siswa saat observasi awal hanya 64,52 % kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 83,87 %. Sedangkan untuk siklus II lebih meningkat dari siklus I yaitu ketuntasan belajar klasikal mencapai 96,77 %. Tidak hanya aspek pengetahuan saja yang mengalami peningkatan namun aspek sikap dan keterampilan juga. Siklus I saat diterapkan model pembelajaran Student Facilitator and Expalining (SFAE) rata-rata nilai sikap siswa adalah 82,7. Jumlah ini meningkat pada siklus II menjadi 89,5. Rata-rata nilai keterampilan siswa pada siklus I adalah 79,8. Jumlah ini mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,6.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan bagi kepala SMP Negeri 8 Malang untuk menginstruksikan guru menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) sebagai variasi karena berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kepada guru SMP Negeri 8 Malang dan calon guru untuk lebih memahami konsep model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) agar lebih sempurna lagi dalam penerapan dan hasil belajarnya. Kepada peneliti lain yang ingin melakukan penelitian sejenis terlebih dahulu untuk memperhatikan karakteristik siswa dan materi pembelajaran sebelum menerapkan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) ini.”

Need Help? Chat with us